DEKAN DORONG MAHASISWA BARU UNTUK BERPRESTASI

Selamat datang mahasiswa baru dan bergabung menjadi keluarga besar Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Yogyakarta (FIS UNY). Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) merupakan gerbang awal menuju dunia perkuliahan dan mengenal lingkungan kampus merah FIS UNY. Mari kita jadikan momentum PKKMB sebagai ajang mewujudkan FIS yang berkarakter dan menjadi kebanggaan bagi Negeri ini. Demikian disampaikan oleh Koordinator PKKMB FIS UNY 2019, Mutawakkil Hidayatullah, pada pembukaan PKKMB FIS yang berlangsung di Taman Pancasila UNY pada hari Selasa (20/8/2019).

Pembukaan PKKMB FIS dihadiri oleh Dekan, Wakil Dekan, Kajur/Kaprodi, Kabag dan Kasubag di lingkungan FIS UNY. Dalam sambutannya Dekan FIS UNY, Prof. Dr. Ajat Sudrajat, M.Ag. mendorong mahasiswa baru FIS UNY untuk selalu berprestasi. “Mahasiswa  harus memiliki n-ach (need of achievement) yaitu kebutuhan untuk berprestasi kapanpun dan dimanapun sehingga dapat mengharumkan nama keluarga, masyarakat, dan kampus ini.” ungkap Ajat.

Pada kesempatan yang sama, Ajat memperkenalkan seluruh jajaran pimpinan di FIS UNY kepada mahasiswa baru. Selian itu, Ajat juga mensosialisasikan salam Pancasila kepada seluruh mahasiswa baru agar semangat Pancasila terus menerus bergelora. “Kita sekarang berada di taman Pancasila, untuk itu mari kita teriakkan salam Pancasila sambil mengangkat tangan kita seperti ini”Ajak ajat kepada mahasiwa baru FIS sambil mencontohkan gerakan salam Pancasila.

Sementara itu, Mutawakkil Hidayatullah, menjelaskan bahwa PKKMB FIS UNY mempunyai jargon”Berkobar mewujudkan Persatuan”. Jargon tersebut mempunyai makna bahwa harapan besar setelah PKKMB bisa membuat mahasiswa baru lebih cinta terhadap Negara Indonesia dan tidak melupakan sejarahnya. “Mahasiswa FIS harus lebih semangat juga dalam menjalankan hidupnya nanti diperkuliahan, harus suka membaca buka, serta aktif di organisasi agar menjadi mahasiswa yang berkualitas serta siap untuk terjun mengabdi dimasyarakat” paparnya

“Jangan pernah bermimpi bisa berenang di laut yang lepas jika berenang di kolam kecil saja kita masih takut dan jangan pernah berharap menjadi orang besar jika kita tidak mau berkorban dan peduli terhadap sekitar dari hal-hal yang kecil”imbuh mahasiswa Ilmu Sejarah tersebut seraya memberikan semangat kepada mahasiswa baru FIS. (Eko)